Menu Close

Berita & Acara

Tipe-Tipe Cloud Computing untuk Bisnis Anda

Tipe-Tipe Cloud Computing
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Table of Contents

Dewasa ini, penggunaan Cloud Computing untuk bisnis semakin marak dilakukan. Hal ini karena Cloud Computing memungkinkan perusahaan menggunakan layanan komputasi berupa penyimpanan, server, perangkat lunak, dan jaringan melalui internet.

Namun, sebelum menggunakan layanan Cloud Computing, ada baiknya Anda mengetahui berbagai tipe Cloud Computing agar dapat memilihnya sesuai dengan kebutuhan bisnis.

Tipe-Tipe Cloud Computing Berdasarkan Jenis Layanannya

Pada dasarnya, ada empat jenis layanan yang bisa Anda pilih sebagai pelaku bisnis. Berikut pembahasan mengenai empat tipe layananCloud Computingyang bisa dipilih oleh para pelaku bisnis.

1. IaaS (Infrastructure as a Service) 

IaaS atau Infrastructure as a Service merupakan tipe layanan yang paling umum karena IaaS menawarkan data server virtual, sistem operasi, jaringan dan juga drive penyimpanan data melalui koneksi Internet.

Pengguna dapat mengelola berbagai hal contohnya seperti sistem operasi, middleware serta aplikasi. Selain itu, pengguna juga memiliki kapasitas penyimpanan yang dapat dialokasikan untuk memulai, mengakses, mengkonfigurasi, dan menghentikan. 

Layanan ini cukup banyak dipilih karena tergolong hemat dari segi biaya dan cukup ideal untuk membantu mendukung pertumbuhan suatu bisnis sejak awal. Sumber daya yang tersedia akan disesuaikan dengan permintaan. Sehingga tidak akan ada pemborosan sumber daya yang tidak digunakan apabila tidak ada permintaan pada saat itu.

Pada intinya, IaaS memungkinkan pengguna membayar layanan sesuai dengan penggunaan yang telah terpakai.

Baca juga: Apa itu Storage as a Service?

2. SaaS (Software as a Service)

SaaS atau Software as a Service merupakan tipe layanan dengan melibatkan sebuah aplikasi perangkat lunak untuk digunakan oleh para pengguna namun masih dikelola oleh penyedia layanan Cloud.

Dengan menggunakan layanan ini, pengguna dapat mengakses aplikasi serta layanan SaaS di mana dan kapan pun baik menggunakan komputer atau smartphone yang terhubung dengan koneksi Internet. Layanan ini memungkinkan pengguna untuk dapat melakukan pembaruan perangkat lunak, memperbaiki bug dan melakukan pemeliharaan perangkat lunak lainnya. 

Keunggulan dari layanan SaaS adalah tidak adanya biaya pengaturan awal karena pengguna dapat langsung menggunakan aplikasi setelah mereka berlangganan. Maka dari itu, SaaS sangat cocok untuk para pelaku bisnis yang memiliki project jangka pendek karena model pembayarannya adalah per-penggunaan. Tidak berhenti disitu saja, SaaS juga dikelola dari lokasi pusat sehingga kita sebagai pelaku bisnis tidak perlu khawatir akan pemeliharaannya.

Baca juga: Kapan Perusahaan Anda Harus Gunakan Cloud Object Storage?

3. Severless Computing

Tipe layanan Cloud Computing selanjutnya yaitu Serverless Computing. Layanan ini memungkinkan pengguna untuk menjalankan aplikasi dan/atau website tanpa harus memikirkan bagaimana server harus dioperasikan.

Kata “less” di sini bukan berarti tidak sama sekali. Namun, layanan ini akan meminimalisir pengaturan yang dibutuhkan untuk membangun dan menjalankan aplikasi berbasis web. Secara sederhana, Serverless Computing dapat diibaratkan layaknya hosting cPanel. Hal ini berarti Anda hanya perlu melakukan coding kemudian upload source code dan database untuk menjalankan aplikasi.

4. PaaS (Platform as a Service)

PaaS atau Platform as a Service merupakan tipe layanan yang menyediakan perangkat keras dan perangkat lunak yang dikelola oleh penyedia layanan Cloud luar, namun para pengguna tetap dapat menangani aplikasi yang berjalan.

Melalui layanan ini, aplikasi web dapat dibuat dengan mudah dan cepat. Selain itu, pengembang perangkat lunak juga dapat membangun aplikasi khusus secara online tanpa harus khawatir mengenai penyimpanan data, penyajian data, dan manajemen.

Siapa pun dapat melakukan pengembangan perangkat lunak menjadi lebih mudah, bahkan untuk non-ahli sekalipun karena hanya dengan satu kali klik melalui browser web. Inilah salah satu keunggulan dari menggunakan layanan Platform as a Service. Layanan Cloud Computing PaaS juga dapat menjadi solusi yang cukup ideal untuk lingkungan bisnis yang mana dalam satu project memiliki banyak developer.

Baca juga: Contoh Layanan Cloud Computing di Indonesia dan Tips Memilihnya

Tipe-Tipe Cloud Computing Berdasarkan Karakteristiknya

Tidak hanya berdasarkan jenis layanannya, Cloud Computing juga memiliki tipe layanan yang berbeda berdasarkan karakteristiknya, yaitu:

5. Public Cloud

Tipe Cloud ini dapat diakses oleh publik tanpa harus berlangganan terlebih dahulu. Adapun Cloud ini sangat ideal digunakan apabila ingin melakukan kerjasama dengan pihak lain untuk mengembangkan software.

Baca juga: Mengenal Perbedaan Private, Public, dan Hybrid Cloud

6. Private Cloud

Tipe Cloud selanjutnya yaitu Private Cloud. Berbeda dengan Public Cloud, tipe ini tidak dapat diakses sembarangan dan terekspos oleh public karena hanya dapat digunakan oleh perusahaan yang berlangganan atau menyewanya saja.

7. Hybrid Cloud

Sebagaimana namanya, tipe Cloud yang satu ini merupakan perpaduan dari Private dan Public Cloud. Data pengguna dapat berpindah dari Private ke Public Cloud dan sebaliknya. Artinya layanan ini dapat berjalan sesuai dengan penggunaan.

Baca juga: 5 Strategi Migrasi ke Cloud Computing

8. Multi Cloud

Tipe Cloud Computing yang terakhir adalah Multi Cloud. Multi Cloud sendiri terdiri dari beberapa Cloud Computing yang berbeda, baik berupa vendor (karakteristik) maupun layanannya.

Sekarang Anda telah mengetahui apa saja tipe-tipe Cloud Computing yang umum digunakan. Jadi, apakah Anda sudah ingin menerapkan Cloud Computing di dalam bisnis yang dijalankan saat ini? Anda dapat menggunakan layanan Cloud Computing dari Lintasarta Cloudeka untuk mengembangkan bisnis. Ingin tahu lebih lanjut seputar layanan tersebut? Hubungi Lintasarta Cloudeka sekarang juga dan tim kami siap membantu untuk memenuhi kebutuhan bisnis Anda di era teknologi yang terus berkembang.

Cloudeka adalah penyedia layanan Cloud yang berdiri sejak tahun 2011. Lahir dari perusahaan ICT ternama di tanah air, Lintasarta, menyediakan layanan Cloud baik untuk perusahaan besar maupun kecil-menengah.