Menu Close

Berita & Acara

Apa itu Cisco? Seperti Apa Dampak Kehadirannya terhadap Dunia Digital?

Apa itu Cisco
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Table of Contents

Jika Anda pernah terjun ke dalam dunia jaringan komputer dan mendalami pengetahuan tentang infrastruktur jaringan, Anda mungkin sudah pernah mendengar tentang apa itu Cisco. Sebagai salah satu perusahaan teknologi terkemuka, Cisco telah memainkan peran penting dalam menghubungkan dunia secara global melalui infrastruktur jaringan yang andal dan inovatif. Dengan sejarah yang panjang dan reputasi yang kuat, Cisco terus menjadi kekuatan utama di industri jaringan dan berkontribusi dalam memajukan dunia digital.

Dalam artikel ini, kita akan membahas apa itu Cisco, produk-produk yang dikeluarkan oleh Cisco, fungsi-fungsi utama dari perangkat Cisco, teknologi yang digunakan oleh Cisco, serta sertifikasi-sertifikasi yang dikeluarkan oleh perusahaan ini.

Apa Itu Cisco?

Cisco merupakan sebuah perusahaan teknologi informasi dan jaringan komputer yang berbasis di Amerika Serikat. Cisco berdiri pada tahun 1984 dengan pengembang pertamanya adalah Sandy Lerner dan Leonard Bosack. Cisco terkenal sebagai salah satu pemimpin di bidang jaringan komputer dan merupakan salah satu produsen perangkat jaringan terbesar di dunia.

Perangkat yang diproduksi oleh Cisco mencakup berbagai jenis perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) yang digunakan untuk membangun dan mengelola jaringan komputer. Produk-produk Cisco digunakan oleh banyak perusahaan, institusi pendidikan, organisasi pemerintah, dan penyedia layanan internet di seluruh dunia.

Produk Keluaran Cisco

Cisco memiliki berbagai macam produk yang mencakup segala aspek jaringan komputer. Beberapa produk keluaran Cisco yang terkenal antara lain:

1. Advance Gateway Server (AGS)

Advance Gateway Server (AGS) adalah salah satu produk unggulan dari Cisco. Perangkat ini dirancang untuk memberikan performa tinggi dan keandalan dalam mengelola lalu lintas jaringan. AGS memiliki kemampuan yang sangat baik dalam menangani lalu lintas data yang besar dan kompleks.

2. Mid-Range Gateway Server (MGS)

Mid-Range Gateway Server (MGS) merupakan produk Cisco yang ditujukan untuk bisnis skala menengah. Perangkat ini menawarkan kinerja yang andal dan cukup fleksibel untuk memenuhi kebutuhan jaringan bisnis yang sedang berkembang.

3. Integrated Gateway Server (CGS)

Integrated Gateway Server (CGS) adalah solusi jaringan yang menyediakan berbagai fitur terpadu dalam satu perangkat. CGS memiliki kemampuan untuk menggabungkan fungsi router, switch, dan firewall dalam satu perangkat, sehingga menghemat ruang dan biaya.

4. Advanced Gateway Server Plus (AGS+)

Advanced Gateway Server Plus (AGS+) adalah versi terbaru dari produk AGS. Perangkat ini memberikan performa yang lebih tinggi dan fitur-fitur yang lebih canggih dibandingkan dengan versi sebelumnya. AGS+ dirancang untuk menghadapi tuntutan jaringan yang makin kompleks dan meningkatkan produktivitas bisnis.

Selain produk-produk di atas, Cisco juga memiliki berbagai macam perangkat jaringan lainnya seperti switch, router, access point, firewall, dan masih banyak lagi. Produk-produk Cisco terus berkembang seiring dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar.

Baca juga: Memahami Jenis-Jenis Arsitektur Firewall

Fungsi Cisco Berdasarkan Bagian-Bagiannya

Dalam menjalankan fungsinya, perangkat Cisco terdiri dari beberapa bagian utama yang memiliki peran dan fungsi yang berbeda. Beberapa bagian penting dalam perangkat Cisco adalah:

1. RAM

RAM (Random Access Memory) adalah bagian dari perangkat Cisco yang digunakan untuk menyimpan data yang sedang diproses secara sementara. RAM berperan penting dalam kinerja perangkat, karena makin besar kapasitas RAM, makin banyak data yang dapat diproses secara simultan.

2. NVRAM

NVRAM (Non-Volatile Random Access Memory) adalah jenis memori yang digunakan untuk menyimpan konfigurasi dan pengaturan perangkat secara permanen. Data yang disimpan di NVRAM tetap ada meskipun perangkat dimatikan atau kehilangan daya.

3. Flash Memory

Flash memory adalah jenis memori yang digunakan untuk menyimpan file sistem operasi dan perangkat lunak lainnya. File-file ini diakses saat perangkat dinyalakan dan berfungsi sebagai sistem operasi perangkat Cisco.

4. ROM

ROM (Read-Only Memory) adalah jenis memori yang berisi instruksi dan kode yang tidak dapat diubah oleh pengguna. ROM digunakan untuk menyimpan firmware dan instruksi dasar yang diperlukan untuk memulai perangkat Cisco.

5. Interface

Interface adalah bagian perangkat Cisco yang digunakan untuk terhubung dengan perangkat lain dalam jaringan, seperti kabel jaringan, koneksi nirkabel, atau konektor lainnya. Interface memungkinkan perangkat Cisco untuk berkomunikasi dengan perangkat lain dan mengirim dan menerima data dalam jaringan.

Teknologi dari Cisco

Cisco menggunakan beberapa teknologi utama dalam produk dan layanannya. Beberapa teknologi yang paling terkenal adalah:

1. Cisco Internetwork Operating System (IOS)

Cisco IOS merupakan sebuah sistem operasi difungsikan secara khusus pada perangkat jaringan Cisco. IOS menyediakan antarmuka yang memungkinkan administrator untuk mengkonfigurasi dan mengelola perangkat Cisco dengan mudah. Cisco IOS juga menyediakan fitur-fitur keamanan yang kuat dan kemampuan manajemen jaringan yang canggih.

2. Cisco Digital Network Architecture (DNA)

Cisco DNA adalah suatu pendekatan yang terintegrasi untuk membangun dan mengelola jaringan berbasis IP. DNA memanfaatkan teknologi-teknologi seperti virtualisasi, kecerdasan buatan, dan analitik untuk memberikan visibilitas dan kontrol yang lebih baik atas jaringan. Dengan DNA, perusahaan dapat mengoptimalkan kinerja jaringan, meningkatkan keamanan, dan mengurangi biaya operasional.

3. Software-defined Access

Software-defined access adalah suatu konsep yang digunakan oleh Cisco untuk menyederhanakan pengelolaan dan pengaturan jaringan. Dengan menggunakan software-defined access, administrator dapat mengelola jaringan secara sentral melalui perangkat lunak, mengurangi kompleksitas konfigurasi manual, dan meningkatkan efisiensi operasional.

Baca juga: Mengenal Profesi Ethical Hacker

Sertifikasi yang Dikeluarkan Cisco

Cisco juga mengeluarkan berbagai sertifikasi yang diakui secara global untuk mengakui keahlian dan pengetahuan para profesional di bidang jaringan. Sertifikasi-sertifikasi tersebut dibagi menjadi beberapa tingkatan, antara lain:

1. Entry Level

Sertifikasi ini ditujukan untuk para teknisi yang memiliki pengetahuan dasar tentang instalasi, pemeliharaan, dan perbaikan perangkat jaringan Cisco. Sertifikasi ini hanya mencakup satu jenis saja yaitu Cisco Certified Technician (CCT).

2. Associate

Sertifikasi CCNA ditujukan untuk para profesional yang memiliki pemahaman mendalam tentang jaringan komputer dan keamanan. CCNA CyberOps fokus pada keamanan jaringan, sedangkan Devnet Associate mempersiapkan para profesional untuk mengembangkan aplikasi dan layanan jaringan. Sertifikat ini mencakup beberapa jenis, yaitu: 

a. Cisco Certified Network Associate (CCNA)

Sertifikat Cisco Certified Network Associate (CCNA) adalah sertifikat tingkat associate yang dirancang untuk menguji pengetahuan dan keterampilan dasar dalam mengelola jaringan komputer. CCNA mengajarkan konsep dasar jaringan, termasuk instalasi, konfigurasi, operasi, dan pemecahan masalah jaringan LAN, WAN, dan akses nirkabel. Sertifikasi ini meliputi berbagai topik seperti protokol jaringan, subnetting, routing, switching, keamanan jaringan, dan teknologi terkait.

b. CCNA CyberOps

Sertifikat CCNA CyberOps menekankan pada keamanan jaringan dan operasi keamanan. Sertifikasi ini dirancang untuk memvalidasi pengetahuan dan keterampilan dalam mengenali dan melindungi jaringan dari ancaman keamanan.

Para profesional dengan sertifikasi CCNA CyberOps dapat memahami metode penyerangan yang umum, mengelola insiden keamanan, dan melaksanakan teknik keamanan jaringan yang efektif. Sertifikat ini relevan bagi mereka yang tertarik dalam bidang keamanan jaringan dan ingin melindungi sistem dan data dari serangan dan ancaman keamanan.

c. Devnet Associate

Sertifikat Devnet Associate ditujukan untuk para profesional yang tertarik pada pengembangan aplikasi dan layanan jaringan. Sertifikasi ini menguji pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan API (Application Programming Interface), mengembangkan aplikasi jaringan yang terhubung dengan perangkat Cisco, dan mengotomatisasi proses jaringan.

Para pemegang sertifikat Devnet Associate mampu mengembangkan solusi inovatif yang mempercepat pengaturan dan pengoperasian jaringan. Sertifikasi ini merupakan pilihan yang baik bagi pengembang perangkat lunak, administrator jaringan yang tertarik pada otomatisasi, dan para profesional yang ingin memperluas pemahaman mereka tentang integrasi jaringan dengan aplikasi.

3. Professional

Sertifikasi-sertifikasi tingkat profesional ini menekankan pemahaman mendalam tentang teknologi jaringan dan keterampilan dalam mengelola dan mengoperasikan jaringan dalam skala yang lebih besar dan kompleks. Sertifikat ini mencakup beberapa jenis, yaitu: 

a. CCNP Enterprise

Sertifikat CCNP Enterprise adalah sertifikat tingkat profesional yang ditujukan untuk para profesional yang ingin mengembangkan karier dalam jaringan bisnis. Sertifikasi ini menguji pengetahuan dan keterampilan dalam merancang, mengonfigurasi, mengelola, dan mengoptimalkan jaringan bisnis yang kompleks.

CCNP Enterprise mencakup topik-topik seperti routing, switching, teknologi nirkabel, keamanan jaringan, dan integrasi jaringan. Dengan sertifikat CCNP Enterprise, para profesional dapat membuktikan kemampuan mereka dalam mengelola infrastruktur jaringan yang mendukung kebutuhan bisnis yang kompleks.

b. CyberOps Professional

Sertifikat CyberOps Professional menekankan pada keamanan jaringan dan operasi keamanan yang lebih lanjut. Sertifikasi ini dirancang untuk para profesional yang ingin mengembangkan keterampilan dalam mendeteksi, mencegah, dan merespons serangan keamanan jaringan.

Para pemegang sertifikat CyberOps Professional dapat menganalisis ancaman keamanan, mengelola kejadian keamanan, dan melaksanakan teknik keamanan jaringan yang efektif. Sertifikasi ini relevan bagi mereka yang bekerja dalam tim keamanan jaringan atau ingin memperdalam pengetahuan mereka tentang serangan dan teknik-teknik keamanan yang berkaitan.

Baca juga: Mengenal DevOps: Pengertian, Fungsi, Tujuan, dan Kegiatannya

c. Devnet Professional

Sertifikat Devnet Professional adalah sertifikat tingkat profesional yang ditujukan untuk para pengembang perangkat lunak yang tertarik pada pengembangan aplikasi dan layanan jaringan yang terhubung dengan perangkat Cisco.

Sertifikasi ini menguji pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan API, mengembangkan aplikasi jaringan yang terintegrasi, mengotomatisasi proses jaringan, dan memanfaatkan teknologi terkini seperti kecerdasan buatan dan machine learning. Para pemegang sertifikat Devnet Professional dapat membangun dan mengelola aplikasi jaringan yang inovatif serta mempercepat pengaturan dan pengoperasian jaringan.

d. CCNP Collaboration

Sertifikat CCNP Collaboration ditujukan untuk para profesional yang ingin mengembangkan keahlian dalam merancang, mengimplementasikan, dan mengelola solusi kolaborasi berbasis jaringan. Sertifikasi ini mencakup topik-topik seperti komunikasi suara dan video, messaging, kolaborasi Cloud, dan integrasi aplikasi kolaborasi. Para pemegang sertifikat CCNP Collaboration mampu merancang dan mengelola infrastruktur kolaborasi yang kompleks serta memberikan solusi kolaborasi yang efektif untuk perusahaan.

e. CCNP Data Center

Sertifikat CCNP Data Center menguji pengetahuan dan keterampilan dalam merancang, mengimplementasikan, dan mengelola infrastruktur pusat data yang canggih. Sertifikasi ini mencakup topik-topik seperti virtualisasi, penyimpanan data, jaringan pusat data, dan manajemen aplikasi. Para pemegang sertifikat CCNP Data Center mampu merancang dan mengelola pusat data yang efisien dan andal serta mengoptimalkan kinerja aplikasi bisnis.

f. CCNP Security

Sertifikat CCNP Security ditujukan untuk para profesional yang ingin mengembangkan keahlian dalam merancang, mengimplementasikan, dan mengelola solusi keamanan jaringan yang kompleks. Sertifikasi ini mencakup topik-topik seperti keamanan jaringan, keamanan infrastruktur, keamanan aplikasi, dan keamanan ancaman canggih. Para pemegang sertifikat CCNP Security dapat menganalisis ancaman keamanan, melindungi jaringan dari serangan, dan memberikan solusi keamanan yang efektif.

g. CCNP Service Provider

Sertifikat CCNP Service Provider dirancang untuk para profesional yang ingin mengembangkan keahlian dalam merancang, mengimplementasikan, dan mengelola solusi jaringan layanan. Sertifikasi ini mencakup topik-topik seperti arsitektur jaringan layanan, teknologi IP/MPLS, keamanan jaringan, manajemen layanan, dan virtualisasi jaringan. Para pemegang sertifikat CCNP Service Provider dapat merancang dan mengelola infrastruktur jaringan yang mendukung penyediaan layanan yang andal dan efisien.

4. Expert

Sertifikasi-sertifikasi tingkat expert ini merupakan tingkat tertinggi dalam program sertifikasi Cisco dan menunjukkan keahlian tingkat tinggi dalam perencanaan, desain, dan pengelolaan jaringan. Sertifikat ini mencakup beberapa jenis, yaitu: 

a. CCIE Enterprise Infrastructure

CCIE Enterprise Infrastructure adalah sertifikat tingkat expert yang ditujukan untuk para profesional yang ingin menguasai pengetahuan dan keterampilan mendalam dalam merancang, mengimplementasikan, mengelola, dan memecahkan masalah jaringan infrastruktur bisnis yang kompleks.

Sertifikasi ini mencakup topik-topik seperti routing, switching, skalabilitas, keamanan, dan integrasi teknologi terkini. Para pemegang sertifikat CCIE Enterprise Infrastructure mampu merancang dan mengelola infrastruktur jaringan yang kuat, andal, dan terukur untuk organisasi bisnis.

b. CCIE Enterprise Wireless

CCIE Enterprise Wireless adalah sertifikat tingkat expert yang fokus pada keahlian dalam merancang, mengimplementasikan, dan mengelola jaringan nirkabel yang kompleks. Sertifikasi ini mencakup topik-topik seperti desain jaringan nirkabel, keamanan jaringan nirkabel, pemecahan masalah, dan teknologi terkini dalam jaringan nirkabel. Para pemegang sertifikat CCIE Enterprise Wireless memiliki pemahaman mendalam tentang jaringan nirkabel dan mampu mengimplementasikan solusi yang optimal untuk kebutuhan bisnis.

c. Devnet Expert

Devnet Expert adalah sertifikat tingkat expert yang menguji keahlian dalam pengembangan aplikasi dan layanan jaringan yang terhubung dengan perangkat Cisco. Sertifikasi ini dirancang untuk para pengembang perangkat lunak yang ingin menguasai teknologi terkini seperti automasi jaringan, analitik, kecerdasan buatan, dan keamanan jaringan.

Para pemegang sertifikat Devnet Expert memiliki kemampuan untuk merancang dan mengembangkan solusi inovatif yang mengoptimalkan pengoperasian dan keamanan jaringan.

Baca juga: 13 Cara Menjaga Keamanan Jaringan Komputer dengan Efektif

d. CCIE Collaboration

CCIE Collaboration adalah sertifikat tingkat expert yang fokus pada keahlian dalam merancang, mengimplementasikan, dan mengelola solusi kolaborasi berbasis jaringan. Sertifikasi ini mencakup topik-topik seperti komunikasi suara dan video, messaging, kolaborasi Cloud, dan integrasi aplikasi kolaborasi. Para pemegang sertifikat CCIE Collaboration memiliki pemahaman mendalam tentang solusi kolaborasi dan mampu merancang dan mengelola infrastruktur jaringan kolaborasi yang kompleks.

e. CCIE Data Center

CCIE Data Center adalah sertifikat tingkat expert yang ditujukan untuk para profesional yang ingin menguasai pengetahuan dan keterampilan dalam merancang, mengimplementasikan, dan mengelola infrastruktur pusat data yang kompleks. Sertifikasi ini mencakup topik-topik seperti virtualisasi, penyimpanan data, jaringan pusat data, dan manajemen aplikasi. Para pemegang sertifikat CCIE Data Center mampu merancang dan mengelola infrastruktur pusat data yang canggih dan mendukung kebutuhan bisnis.

f. CCIE Security

CCIE Security adalah sertifikat tingkat expert yang fokus pada keamanan jaringan. Sertifikasi ini menguji pengetahuan dan keterampilan dalam merancang, mengimplementasikan, dan mengelola solusi keamanan jaringan yang kompleks. Topik-topik yang dicakup termasuk keamanan jaringan, keamanan infrastruktur, keamanan aplikasi, dan teknik keamanan yang canggih. Para pemegang sertifikat CCIE Security memiliki pemahaman mendalam tentang keamanan jaringan dan mampu melindungi infrastruktur jaringan dari ancaman yang kompleks.

g. CCIE Service Provider

CCIE Service Provider adalah sertifikat tingkat expert yang ditujukan untuk para profesional yang ingin menguasai pengetahuan dan keterampilan dalam merancang, mengimplementasikan, dan mengelola solusi jaringan layanan yang kompleks. Sertifikasi ini mencakup topik-topik seperti arsitektur jaringan layanan, teknologi IP/MPLS, keamanan jaringan, manajemen layanan, dan virtualisasi jaringan. Para pemegang sertifikat CCIE Service Provider mampu merancang dan mengelola infrastruktur jaringan layanan yang andal dan efisien.

h. CCDE

CCDE (Cisco Certified Design Expert) adalah sertifikat tingkat expert yang menguji keahlian dalam merancang infrastruktur jaringan yang kompleks dan inovatif. Sertifikasi ini melibatkan penilaian mendalam tentang pemahaman konsep desain, perencanaan jaringan, dan pemecahan masalah desain. Para pemegang sertifikat CCDE memiliki kemampuan untuk merancang dan mengelola infrastruktur jaringan yang efektif, efisien, dan dapat diandalkan.

Dalam dunia jaringan komputer, Cisco telah menjadi pemimpin terdepan dalam menyediakan solusi dan perangkat jaringan yang andal. Dengan berbagai produk inovatif, teknologi canggih, dan program sertifikasi yang diakui secara global, Cisco terus memberikan kontribusi yang besar dalam mengembangkan infrastruktur jaringan di seluruh dunia.

Pemahaman tentang Cisco dapat menjadi pengetahuan tambahan jika Anda tertarik untuk menjadi ahli jaringan yang andal atau ingin membangun infrastruktur jaringan yang kuat.

Di sisi lain, Anda juga dapat meningkatkan usaha antisipasi peretasan dan peningkatan keamanan jaringan lainnya dengan memanfaatkan teknologi Next Generation Firewall (NGFW) dari Cloudeka. Teknologi dapat memberikan perlindungan yang kuat terhadap serangan dari dalam maupun luar sistem jaringan. Fitur-fitur dari NGFW seperti pengaturan kebijakan, deteksi ancaman, hingga pemantauan lalu lintas jaringan, dapat membantu perusahaan Anda mencegah serangan dapat merugikan proses bisnis.
Hubungi kami sekarang untuk mengetahui lebih lanjut tentang produk ini. Kami juga menyediakan solusi digital lainnya yang dapat membantu Anda mengoptimalkan seluruh sistem jaringan agar bisnis Anda dapat bertahan, dan bertumbuh dengan lebih pesat. Tunggu apa lagi? Tingkatkan keamanan jaringan dan efisiensi pengelolaan data Anda bersama Cloudeka.

Cloudeka adalah penyedia layanan Cloud yang berdiri sejak tahun 2011. Lahir dari perusahaan ICT ternama di tanah air, Lintasarta, menyediakan layanan Cloud baik untuk perusahaan besar maupun kecil-menengah.