Menu Close

Berita & Acara

Apa Itu Firmware dan Bedanya dengan Software?

Apa Itu Firmware
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Table of Contents

Kita sudah sering mendengar software dan hardware sebagai dua komponen penting dalam sebuah komputer. Namun, ada satu lagi jenis komponen perangkat penting dalam komputer, yaitu firmware. Komponen ini tidak boleh dilewatkan karena memiliki fungsi penting bagi komputer atau perangkat lainnya. Baca artikel Cloudeka ini supaya Anda makin mengenal apa itu firmware serta kegunaannya dalam komputer.

Apa Itu Firmware?

Firmware adalah salah satu jenis perangkat lunak (software) yang dipasang menyatu pada perangkat keras (hardware). Firmware dalam bahasa Indonesia dikenal pula dengan istilah perangkat tegar. Perangkat ini beroperasi secara langsung tanpa harus menggunakan kode API, sistem operasi (OS), atau driver komputer. Firmware menyediakan beberapa perintah yang harus dilakukan hardware sehingga komputer bisa beroperasi sesuai fungsinya.

Hardware tidak akan berfungsi jika tidak memiliki firmware di dalamnya, sama seperti software tanpa sistem operasi (OS). Perintah atau command yang datang dari software tidak akan bekerja pada perangkat keras apabila tidak disertai firmware. Karena fungsi pentingnya ini, perangkat tegar hanya disimpan dalam chip Read-Only Memory (ROM), sehingga tidak mudah dihapus atau diubah secara tidak sengaja.

Pada awalnya, firmware hanya bekerja secara permanen, tetapi tidak bisa di-update menjadi versi terbaru. Alasannya, firmware dirancang agar bersifat Programmable ROM, alias hanya bisa dibaca oleh perangkatnya. Padahal, firmware harus diperbarui secara berkala supaya kinerja perangkatnya lebih maksimal.

Seiring perkembangannya, teknologi ROM berubah menjadi Erasable Programmable ROM (EPROM) sehingga versi lama firmware bisa mengalami pembaruan. Firmware sendiri mengalami perkembangan dan berubah menjadi memori flash agar lebih mudah dan praktis saat dilakukan update.

Apa Fungsi Firmware pada Perangkat?

Firmware berfungsi untuk mengontrol perangkat keras supaya bisa bekerja sesuai perintah dan fungsinya. Performa perangkat pun meningkat jika apabila menggunakan firmware yang sudah di-update. Selain itu, perangkat tegar berguna pula untuk memperbaiki kesalahan pada sistem hardware atau software.

Firmware terdiri dari berbagai instruksi di dalamnya. Instruksi atau perintah tersebut berguna untuk mengoperasikan hardware. Firmware juga bekerja pada perangkat lunak dengan cara mengatur, menyaring, dan mengontrol lalu lintas data (traffic data) yang telah diizinkan secara privat.

Pembaruan versi firmware juga penting agar kinerja hardware semakin bertambah. Ketika ada menu ‘update’ yang muncul di menu laptop Anda (biasanya muncul saat hendak mematikan laptop), tandanya firmware laptop perlu diperbarui. Permintaan ‘update’ ini juga ditemukan di perangkat lainnya seperti smartphone atau tablet, di mana firmware tersebut bekerja untuk memaksimalkan fungsi perangkatnya.

Baca juga: Apa Itu FTP dan Bagaimana Cara Menggunakannya?

Bagaimana Cara Kerja Firmware?

Selain memahami pengertian dan fungsi firmware, Anda juga harus memahami cara kerjanya pada sebuah perangkat. Bagaimana proses kerja firmware sehingga perangkat bisa beroperasi sesuai fungsinya?

Ketika komputer atau perangkat lainnya dinyalakan, firmware langsung menyala pertama kali di antara komponen lainnya. Firmware mulai mengirimkan beberapa instruksi kepada prosesor komputer untuk dilaksanakan. Begitu pula ketika kita menjalankan fungsi lainnya pada perangkat, firmware terus memberi instruksi kepada prosesor agar hardware beroperasi sesuai perintah penggunanya.

Perangkat seperti komputer, laptop, smartphone, dan tablet memiliki beberapa firmware yang saling berinteraksi satu sama lainnya demi mencapai satu tujuan, yaitu memuat OS perangkat lunak. Tidak hanya perangkat, aksesoris komputer seperti speaker, keyboard, atau mouse juga memiliki firmware. Perbedaannya, firmware pada aksesoris tersebut terus bekerja karena tidak ada software yang bisa menggantikannya.

Apa pun perangkatnya, firmware hanya bekerja pada bahasa biner tingkat dasar yang dikenal sebagai machine language. Kode firmware bisa saja ditulis menggunakan bahasa tingkat tinggi agar lebih serba guna dan mudah dioperasikan. Hanya saja, kodenya harus diterjemahkan dulu ke dalam bahasa tingkat rendah sebelum dipasang pada perangkat.

Baca juga: Bagaimana Cara Kerja Internet dalam Perangkat Kita?

Apa Perbedaan Firmware dan Software?

Firmware dan software bisa dibilang memiliki kemiripan dalam fungsinya, padahal terdapat perbedaan signifikan antara keduanya. Perbedaan tersebut dilihat dari segi kegunaan, sifat informasi, hingga jumlah memorinya. Kenali perbedaan antara firmware dan software di bawah ini.

1. Fungsi

Software berfungsi untuk menghubungkan pengguna dan komputer atau perangkat lainnya. Tanpa kehadiran software, hardware hanya menjadi benda mati yang tidak bisa menyala sama sekali. Firmware sendiri berguna untuk mengontrol fungsi dan kinerja perangkat keras agar bisa berjalan sesuai perintah yang masuk pada prosesornya.

Baca juga: Apa Itu Software as a Service dan Bagaimana Contohnya?

2. Sifat Informasi

Anda bisa memproses, mengubah, menghasilkan, dan menganalisis data secara bebas menggunakan software. Sementara itu, informasi pada firmware tidak dapat diubah atau diutak-atik karena sifatnya read-only. Meskipun begitu, firmware masih dapat diperbarui oleh sistem perangkatnya.

3. Risiko Penggantian Perangkat

Anda bisa mengganti software perangkat, baik versi lama atau baru, secara aman karena tidak membawa dampak serius pada hardware-nya. Firmware harus diganti menggunakan versi teranyar supaya kinerjanya lebih maksimal. Jika firmware tidak di-update, kinerja perangkat makin lambat dan sering terjadi kesalahan dalam menjalankan fungsinya.

4. Jumlah Memori

Kapasitas memori software lebih besar, bahkan mencapai satuan gigabytes (GB) jika disimpan dalam komputer. Ukuran tersebut tidak berlaku pada firmware karena kapasitasnya cukup mencapai kilobytes (kB) saja.

Anda pasti sudah memahami apa itu firmware dan fungsi pentingnya setelah membaca artikel di atas. Karena fungsi pentingnya, lakukan update apabila muncul perintah untuk memperbarui versi firmware pada komputer Anda. Selain menjaga kualitas firmware, gunakan juga layanan VPS dari Cloudeka untuk kebutuhan pembuatan website perusahaan Anda. Tidak hanya pembuatan website, VPS juga berguna untuk membuat database, LMS, dan versi aplikasi dari website Anda. Hubungi Cloudeka segera untuk mendapatkan free trial layanan VPS Dexa Flexi ini.

Cloudeka adalah penyedia layanan Cloud yang berdiri sejak tahun 2011. Lahir dari perusahaan ICT ternama di tanah air, Lintasarta, menyediakan layanan Cloud baik untuk perusahaan besar maupun kecil-menengah.