Menu Close

Berita & Acara

Memahami Kode err_too_many_redirects dan Cara Mengatasinya

error too many redirect
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Table of Contents

Pengelolaan website bisnis menjadi lebih menantang apabila muncul berbagai kode error. Salah satunya kode err_too_many_redirects yang menyebabkan website hanya berkutat pada proses loading tanpa henti. Kode error ini sangat merugikan karena hanya membuang-buang waktu pengunjung. Website pun menjadi down dan tidak bisa diakses untuk sementara waktu akibat kode ini.

Jangan panik, masalah ini masih bisa diselesaikan sehingga website Anda bisa diakses kembali. Namun, Anda perlu mengenal lebih dalam tentang ‘err_too_many_redirects’ serta penyebabnya terlebih dahulu. Simak artikel ini untuk memahami kode err_too_many_redirects selengkapnya.

Sekilas Tentang Kode err_too_many_redirects

Kode err_too_many_redirects menunjukkan ada masalah sehingga website hanya melakukan proses loading secara berulang. Dalam kondisi ini, website hanya terjebak pada sesi loading tanpa akhir dan tidak menampilkan halaman website yang dituju pada browser. Sebaliknya, browser hanya menampilkan layar putih dengan kode tersebut.

Kode ini muncul dalam pesan yang berbeda, tergantung pada browser yang digunakan. Pesan tersebut bisa berupa ‘This webpage has a redirect loop’ di Google Chrome atau ‘The page isn’t redirecting properly’ di Firefox.

Penyebab Munculnya err_too_many_redirects

Penyebab kode err_too_many_redirects berasal dari website yang dikunjungi atau browser yang digunakan. Namun, ada satu penyebab utama kode ini muncul, yakni website yang terus mengalami redirection loop.

Redirection loop membuat browser hanya memuat halaman alias page loading secara berulang-ulang. Akibatnya, Anda tidak bisa melakukan aktivitas apapun lantaran harus menunggu website selesai loading. Layar browser pun menampilkan pesan ‘This webpage has redirect loop’ diikuti kode err_too_many_redirects di bawahnya.

Lantas, apa yang menyebabkan website terus mengalami redirection loop? Cached file pada browser atau WordPress yang terlalu banyak dan jarang dibersihkan menjadi alasannya. Redirecting loop juga terjadi karena ada kesalahan konfigurasi dalam pengaturan situsnya, seperti plugin yang bermasalah, kesalahan pada URL website, atau .htaccess mengalami error.

Baca juga: 502 Bad Gateway Artinya Apa? Bagaimana Cara Mengatasinya?

Cara Mengatasi err_too_many_redirects

Kode err_too_many_redirects memang merupakan masalah serius bagi pengelola website karena situsnya tidak bisa diakses selama beberapa waktu. Jika Anda memiliki website bisnis, masalah ini bisa mengurangi kesempatan meningkatkan angka penjualan. Akibatnya, bisnis pun mengalami kerugian hanya karena masalah ini.

Namun, Anda masih bisa mengatasi masalah ini sehingga website bisa digunakan seperti biasa. Berikut ini beberapa cara ampuh memperbaiki error err_too_many_redirects:

1. Hapus Cache Browser

Ketika kode ini muncul, cobalah memeriksa cache browser Anda dahulu. Kemungkinan besar ada file yang corrupt atau cache jarang dibersihkan sehingga masalah ini bisa terjadi.

Cara menghapus cache browser sangatlah mudah. Pada browser Chrome, Anda cukup klik ikon tiga titik di pojok kanan atas, kemudian pilih ‘Settings’. Klik ‘Privacy and Security’, lalu pilih ‘Clear Browsing data’ dan centang ‘cached images and files’. Setelahnya, klik tombol ‘Clear data’ untuk membersihkan cache-nya. Jika sudah selesai, restart browser-nya dahulu, barulah Anda bisa mengakses kembali halaman website-nya.

2. Hapus Cache WordPress

Apabila cara pertama tidak berhasil, cobalah menghapus cache WordPress Anda. Sebelumnya, Anda harus login terlebih dahulu menggunakan akun yang digunakan untuk mengelola website Anda. Setelahnya, tambahkan plugin seperti ‘W3 Total Cache’ melalui menu Plugin > Add New. Cari plugin tersebut, kemudian install dan aktifkan supaya bisa dijalankan.

Jika plugin sudah aktif, lakukan pembersihan cache dengan mengklik menu ‘Performance’ di dashboard WordPress. Pilih ‘Dashboard’, kemudian klik ‘Empty all caches’. Setelahnya, cobalah mengakses kembali halaman website Anda.

3. Matikan Plugin

Redirection loop juga terjadi karena ada plugin yang bermasalah pada website Anda. Anda perlu memeriksa daftar plugin yang digunakan, kemudian menonaktifkan plugin yang menyebabkan error err_too_many_redirects muncul.

Solusi ini dilakukan melalui menu ‘Plugin’ pada dashboard WordPress. Setelah masuk ke menu ‘Plugin’, centang kolom Plugin di sebelah ‘Description’ agar semua plugin tercentang otomatis. Pilih action bulk ‘Deactivate’ yang terletak di atas daftar plugin, kemudian klik ‘Apply’. Cobalah mengakses website Anda kembali untuk memastikan masalahnya.

Jangan lupa untuk mengaktifkan kembali plugin yang Anda install agar website Anda bekerja seperti biasanya. Anda bisa melakukan tes terlebih dahulu dengan cara menghidupkan kembali semua plugin-nya, kemudian mematikan plugin satu per satu agar Anda dapat mengetahui plugin yang bermasalah. Apabila website kembali error setelah menghidupkan salah satu plugin-nya, hapus plugin tersebut sekarang juga.

Baca juga: Apa itu CAPTCHA Serta Fungsinya pada Sebuah Website

4. Cek Pengaturan URL Website

Pengaturan URL website yang bermasalah juga menjadi penyebab website mengalami redirection loop. Solusinya adalah mengecek ulang pengaturan URL-nya melalui dashboard WordPress. Pada dashboard WordPress, klik menu ‘Settings’. Kemudian cek bagian WordPress Address dan Site Address di bagian ‘General Settings’ dan pastikan sudah sesuai dengan alamat website Anda.

5. Matikan .htaccess

File .htaccess di komputer juga bisa menjadi penyebab website terus loading tanpa henti. Solusinya adalah menonaktifkan .htaccess melalui control panel hosting website Anda. Anda harus login dulu ke akun hosting yang digunakan untuk menjalankan solusi ini.

Setelah berhasil masuk, pilih menu ‘File Manager’ di bagian control panel-nya. Pilih file .htaccess, lalu klik kanan dan ‘Rename’ file tersebut, contohnya .htaccessnonactive. Kemudian, cobalah mengakses kembali website tersebut. Apabila website berhasil muncul, artinya konfigurasi file .htaccess-nya bermasalah. Anda bisa membuat file .htaccess default agar masalah ini dapat diatasi segera.

Demikian penjelasan mengenai masalah err_too_many_access dan solusi perbaikannya pada website Anda. Selain menjaga performa website tetap lancar, Anda juga memerlukan cloud computing untuk menyimpan database dan menjalankan website perusahaan Anda. Gunakan layanan cloud dari Lintasarta Cloudeka dengan berbagai keunggulan, seperti bebas biaya tambahan, koneksi stabil, dan kemudahan dalam penggunaannya. Hubungi Lintasarta Cloudeka sekarang untuk mencoba free trial layanan cloud kami.

Cloudeka adalah penyedia layanan Cloud yang berdiri sejak tahun 2011. Lahir dari perusahaan ICT ternama di tanah air, Lintasarta, menyediakan layanan Cloud baik untuk perusahaan besar maupun kecil-menengah.